Unless it's photographed by me, all pictures are taken from vi.sualize.us or Google Image

Friday, 16 July 2010

Only Hope

There's a song that's inside of my soul
It's the one that I've tried to write over and over again
I'm awake in the infinite cold
But You sing to me over and over and over again

So I lay my head back down
And I lift my hands
and pray to be only Yours
I pray to be only Yours
I know now you're my only hope

Sing to me the song of the stars
Of Your galaxy dancing and laughing
and laughing again
When it feels like my dreams are so far
Sing to me of the plans that You have for me over again

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray
To be only yours
I pray to be only yours
I know now you're my only hope

I give You my destiny
I'm giving You all of me
I want Your symphony
Singing in all that I am
At the top of my lungs I'm giving it back

So I lay my head back down
And I lift my hands and pray
To be only yours
I pray to be only yours
I pray to be only yours
I know now you're my only hope 

Monday, 5 July 2010

I Desperately Need You



Ketika segalanya terasa semakin berat, sempat terlintas keinginan untuk menyerah.

Lelah, luar biasa lelah saat menghadapi kenyataan. Lelah untuk terus-terusan bersikap tegar, untuk terus menghibur diri bahwa semuanya akan baik-baik saja, untuk terus menghindar dari rasa bersalah.

Membela diri. Hanya itu yang bisa dilakukan untuk sekedar membuat segalanya jadi lebih mudah. Tak pernah terbersit sedikit pun untuk memaksakan pembelaan diri ini untuk orang lain. Tidak. Tidak pernah. 

"Reality is a nice place, but I wouldn't want to live in it." 

"Hadapi kenyataan, itu sudah seharusnya. Serahkan semua perkaramu kepadaNya." 

Ya, kamu benar, sobat. Terima kasih untuk selalu mengingatkan bahwa Dia tidak akan pernah pergi. 

I can finally see
That you're right there beside me
I am not my own
For I have been made new
Please don't let me go
I desperately need you
I am not my own
For I have been made new
Please don't let me go
I desperately need you

Lyrics by Owl City - Meteor Shower

Friday, 2 July 2010

Girls Talk

Inilah hasil obrolan ala ABG antara saya dan Nut di siang bolong.


N: "Eh bo, lo kudu nonton Eclipse deh."
R: "Oh ya, nanti kalo filmnya udah nyampe sini."
N: "Pokoknya lo harus nonton ya! Sebagai Team Jacob, lo kudu nonton!" Duileh ini anak, kayak tim promosi film Eclipse aja.
R: "Iya iya gue pasti nonton."
N: "Sumpe deh, Rae, si Jacob keeerreeeeennnnnn banget! Apalagi dia suka topless *cekikikan*"
R: "Ember."
N: "Duh gilaaaa, lutut gue langsung lemes kalo ingat badannya."
R: "Ahahaha menggoda ya?"

N: "Aduuhhh pokoknya bikin gue klepek-klepek."
R: "Ahahahaha. Pesonanya menggoda yaaa?"
N: "Embeerrrr."
R: "Apalagi liat six-pack nya ya?"
N: "Duileeeehhhhh bisa mati kutu gue." 
N&R: *cekikikan ala ABG*
R: "Selain si Jacob Jacob itu, gue juga demen liat badannya Frank Lampard."
N: "Eh iya dia juga kuerennnn."
R: "Sama si Jensen Ackles jugaaa." 
N: "Omigod, jangan ngomong deh kalo soal si Jensen. Kepincuuuutttt boooo."
R: "Seksi yaaa?"
N: "Seksiiii abiiisssssssssssss."
R: "Kita perverted ya?"
N: "Iyaaaa."
N&R: *cekikikan ala ABG lagi*

N: "Eh monyong, lo kan lesbian, kenapa bisa suka sama yang begituan sih?"
R: "Ahh, emangnya nggak boleh gitu?" 
N: "Iya tapi kok demen?" Dia makin penasaran.
R: "Ah, kan cuma suka aja. Mukanya enak diliat."
N: "Tapi soal badannya?"
R: "Ah, cuma sebatas ngeliat kok. Lagian gue ogah liat cewek yang ada six-pack gitu. Sereeemmm. "
N: "Hahahaha. Dasar gila lo!"
R: "Iya, mending yang perutnya biasa aja gitu, rata, rambut panjang warnanya dark brown ato item gitu, terus mukanya enak diliat plus warna kulitnya eksotis gitu. Kalo yang gitu itu yang bikin lutut gue lemes."
N: "Whahahahaha dasar lesbian dan sexist!"
N&R: *ketawa ngakak*
N: "Eh, gue bilangin Kopi lo!"
R: *cengengesan* 

Well, I'm glad that I can be myself everytime I talk to her. She's just the best friend ever :D

Ps. Kopi, tenang ya tenang, gue sukanya masih tetep sama lo, kok. Hehehe ;)

Thursday, 1 July 2010

Oh, It's July Already!

Kesibukan dan jadwal kerja yang begitu padat sering kali membuat waktu berjalan begitu cepat. Tanpa sadar tahu-tahu tanggal di kalender sudah berpindah ke angka yang paling buncit alias akhir bulan. Malah sering kali tahu-tahu bulan pun sudah berganti. 

Oh, it’s July already! 

Yup, bulan Juli telah tiba. Bulan yang baru, hari yang baru, tantangan yang baru, semangat yang baru, ya meskipun pekerjaan masih tetap sama ^^. Saatnya untuk sebuah awal yang baru. Saatnya melangkahkan kaki ke depan, bersiap untuk hari yang lebih baik nantinya. Hari esok harus lebih baik dari yang kemarin, bukankah begitu? 

Selama tiga puluh satu hari ke depan kita akan melewati sebuah perjalanan di bulan Juli ini. Dengan becermin pada apa yang dialami di bulan lalu, alangkah baiknya kita belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Tak lupa juga untuk bersyukur atas setiap hari baru yang akan kita lewati, sesulit apapun itu, karena bersyukur membuat segalanya lebih indah.

Ps. Saya dan Kopi nggak sedang berantem kok. Lagi kepengen nulis di blog ini aja :p

Saturday, 26 June 2010

Derita Si Kare

Merasakan dingin dan panas 
Saat mereka menginginkanku 
Menatapku dengan nafsu yang tak terbendung 
Air liur menetes menginginkan tubuhku

Ahh Dapatkah kuberlari dari takdirku? 
Inginku melepas belenggu takdir 
Inginku melenggang meninggalkan penikmatku 
Tapi apa dayaku? 

Aku ditakdirkan sebagai pemuas nafsu 
Aku ditakdirkan untuk memenuhi hasrat mereka 
Dan inilah deritaku Sebagai makanan yang bernama KARE...

Akhirnya saya berhasil juga merayu Kopi agar memberikan izin untuk puisinya diposting di sini ^^. Kreatif bukan? Hehehe.

Ps. Tuh, Pi. Gue nggak bilang lo lebay kan? Huahaha