Unless it's photographed by me, all pictures are taken from vi.sualize.us or Google Image

Tuesday, 8 July 2014

One Year

Hari ini, tepat setahun yang lalu, pesawat yang kutumpangi membawaku tiba di Melbourne. Masih teringat jelas hari itu aku disambut dinginnya udara musim dingin. Tubuhku yang masih belum terbiasa tentu saja mengalami guncangan hebat yang membuatku gemetaran lokal.

Masih jelas teringat segalanya terasa asing bagiku. Tidak ada satu orang pun yang kukenal atau yang mengenalku. Well, aku memiliki seorang teman baik yang sudah lama tinggal di sini namun hari itu dia tidak bisa menjemputku. Masih juga kuingat jelas perasaanku saat itu, ketika segalanya asing bagiku. Ada rasa takut, cemas, namun juga excited karena ini kali pertama aku merantau hingga jauh ke negeri asing. Sendirian pula dan hanya mengandalkan kemampuan Bahasa Inggris. Semuanya campur aduk, nano-nano.

Harus kuakui pada minggu-minggu pertama, hingga beberapa bulan kemudian, aku merasa kesepian (dan kedingnan!) Ditambah lagi dengan desakan bahwa aku harus segera memperoleh pekerjaan sampingan demi mencukupi biaya hidupku sehari-hari di sini. Aku tidak mau menyusahkan Mama yang harus membayar biaya kuliahku yang cukup mahal. Maka satu-satunya cara adalah aku tidak lagi meminta uang bulanan dari Mama. Dan dua bulan kemudian aku mendapat pekerjaan paruh waktu.

Lalu bagaimana mungkin aku bisa membayar semua biaya kebutuhanku sendiri hanya dengan bekerja paruh waktu? Oh well, hingga saat ini aku bekerja tetap paruh waktu di dua tempat sekaligus, dan sesekali bekerja based on call. Aku bekerja kurang lebih 60 jam per dua minggu dan kuliah full-time. Bukankah itu melanggar aturan dan bisa-bisa dideprotasi kalau ketahuan? Iya, bisa saja. Tapi percayalah, bekerja seperti orang kesetanan itu sudah menjadi tipikal mahasiswa internasional di sini. Jangan ditanya bagaimana aku mengatur waktu antara belajar dan bekerja. Pernah sampai berhari-hari aku menginap di kampus, hanya tidur kurang lebih tiga jam, demi menyelesaikan tugas atau belajar untuk ujian.

Jangan ditanya juga bagaimana kehidupan sosialku. Waktuku habis terpakai untuk belajar dan bekerja. Hanya belakangan ini saja baru aku mulai sesekali menikmati waktu luang dengan makan bareng teman atau sekedar ngopi-ngopi cantik di kafe. Sesekali memberi reward buat diri sendiri dengan belanja. Itu sih tetap ya, harus.

Sekarang segalanya tidak lagi asing. Ada banyak hal yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini. Salah satunya adalah aku telah menyelesaikan semester keduaku dan sekarang sedang libur kuliah. Kurang lebih tiga bulan yang lalu aku pindah ke tempat tinggal yang baru dengan alasan tempat tinggalku yang pertama terlalu jauh dari City. Banyak hal yang sudah kualami, yang kapan-kapan akan kuceritakan.

Satu tahun telah berlalu dan perjalananku masih panjang. Ada waktu-waktu di mana aku merasa bosan dengan rutinitas yang sama. Ada waktu-waktu di mana aku merasa lelah dan ingin menyerah. Tapi mengingat kembali alasanku hingga membuatku memutuskan untuk merantau hingga jauh sampai ke sini yang membuatku tetap bangkit lagi. Karena perlahan aku mulai membuat tempat ini, negeri ini, sebagai rumah baruku...

Tuesday, 15 April 2014

The People I Met: The Backpackers

Salah satu hal yang menarik dari Melbourne adalah banyaknya jumlah backpackers yang sering mengunjungi kota ini. Padahal sih ya, menurutku pribadi biaya hidup dan perjalanan di Melbourne itu cukup mahal untuk dijadikan tempat kunjungan backpackers. Dan terlalu sophisticated juga untuk budget backapacking. Itu kalau aku sih, hehehe.

Beberapa waktu yang lalu aku bertemu dua orang backpackers yang sedang mencari-cari pekerjaan. Rupa-rupanya mereka ini tipe backapackers yang memegang Working Holiday Visa selama satu tahun. Dua backpackers ini berasal dari Hong Kong dan Perancis. Dua orang dari belahan dunia yang berbeda bertemu di Melbourne. Tiga deng ditambah aku.

Anyway, pertemuanku dengan mereka kembali mengingatkanku akan keinginanku untuk backpacking. Walaupun sebenarnya aku ini bukan tipe backpacker tapi lebih ke traveller, tapi ada secuil mimpi untuk bisa menjelajah dunia yang tak pernah kubayangkan, mendatangi tempat-tempat jauh yang hanya pernah kulihat di saluran National Geographic. 

Melihat dua backpackers itu kembali mengingatkanku ketika aku pertama kali tiba di sini. Kau tahu, perasaan ketika kamu berada di sebuah tempat yang sama sekali asing bagimu, tidak ada seorangpun yang kau kenal? Perasaan seperti itulah yang membuatku ingin backpacking-an. Tiba di tempat yang sama sekali baru dan asing, tak ada satupun orang yang dikenal, bahasa yang tak dipahami, get lost somewhere far away unknown, buatku itu sebuah pengalaman yang mendebarkan. Jikalau itu layak disebut sebagai sebuah bentuk pelarian, maka ini akan kujadikan sebuah pelarian yang indah (halah!). 

Tetapi (oh, there is always a but!), kenyataannya belum bisa. Lha ya iya, aku masih punya tanggung jawab pada orang tua, masih ada banyak hal yang harus kukejar. Maka mimpi backpacking-an dipendam dulu, walau sekarang aku mulai merasa dikejar-kejar usia sih. Yang jelas suatu saat nanti aku akan mewujudkan mimpiku yang satu ini. Untuk sekarang ini kujalani dulu jalan yang sudah kupilih, dan itu termasuk menyelesaikan tugas kuliahku. Eh?!

Wednesday, 12 March 2014

Hate

"If you want to forget something or someone, never hate it, or never hate him/her. Everything and everyone that you hate is engraved upon your heart; if you want to let go of something, if you want to forget, you cannot hate."
- C JoyBell 

Wednesday, 5 February 2014

Happy 2014

HAPPY VERY, VERY BELATED CHRISTMAS AND NEW YEAR!!!

To be honest, I am in lost for words after a while been neglecting this blog. Took me a lot of efforts to make myself write again, too. But here I am, sitting at my desk, writing with the radio on.

Nothing much has happened these past couple of months. I found two new jobs in the City on last December and have been working and working ever since. Then stayed at home for Christmas and New Year and did nothing. I wanted to go out and celebrated New Year with thousand of people at City but then I was just too lazy to go out and catch the train. Oh, well, not so much into party, too. Guess I'm getting old or something... But anyway, I'm still up for festivals! And good thing is Melbourne has so much festival coming up this year. I missed a few already because I had to work. One was the Pride. Yes, the Pride! I won't miss it next year definitely.

I don't have any resolution for this year. I mean, why bother making a long list of things I want to make better that would just end up in the drawer, untouched and forgotten. Yet, I do wish things will be better this year and hope for the best in everything for me, my family, friends, and girlfriend (good luck for the exam, Yang).

...

That's pretty much about it. I have never been this much lost for words...

Sunday, 15 December 2013

A Quote

"If you love somebody, you tell them, even if you're scared it will cause problems or burn your life to the ground. Say it loud and go from there."
 Mark Sloan (Grey's Anatomy)